Belajar Langsung dengan Ahlinya
Ada yang mengatakan bahwa, kalau ingin cepat bisa berbicara bahasa Inggris, tinggal saja di Inggris dan bergaul dengan orang “bule” di sana, belajar langsung dengan “ahlinya”, jadi tidak perlu repot-repot ikut kursus bahasa Inggris. Pernyataan tersebut mungkin ada benarnya. Tapi ternyata tidak semudah yang dikatakan orang, karena butuh persiapan dan tentunya biaya yang tidak sedikit untuk pergi ke Inggris.
Beberapa waktu yang lalu Prima English Center, Mengundang Viviane Meyer dari Brandenburg University of Technology sebagai Keynote Speaker dalam acara Monthly Meeting for Speaking and Gathering. Pada acara ini semua Peserta mendapat kesempatan untuk berbicara langsung dengan Native Speaker.
Para peserta sangat antusias, untuk mendengarkan penjelasan Viviane tentang negaranya, sekaligus mengajukan pertanyaan tentangnya. Why do you choose Central Borneo to do your research?, Could you tell us about people here?, At first time you came here, what did you fell?, , what is the most special thing you find? What makes you interested in being here?What is your favorite food here? Are you homesick living so far from your parents?, itulah adalah sebagian dari pertanyaan para peserta.
Seperti tidak mau ketinggalan di kelas terpisah, anak-anak SD Level 1 sampai 3 pun, berebut mengajukan pertanyaan polos mereka, Where are you from? What is your name? What is your hobby?, how many brothers and sisters do you have? Do you like Indonesia? Dan lain sebagainya. Ketika pertanyaannya dijawab oleh Viviane anak-anak itu begitu riang, tersirat seolah mereka ingin mengatakan: Hore!! Pertanyaanku bisa dipahami.
“Ternyata mudah ya, berbicara dengan orang bule”, exciting, seru, nerveous, malu, dll. Itulah kesan para peserta setelah latihan speaking dengan Viviane Meyer. Berbahasa Inggris langsung dengan native speaker atau “orang bule” merupakan cara yang paling efektif untuk mengasah kemampuan bahasa Inggris para peserta dengan mudah dan menyenangkan. Karena para peserta bisa mengukur sejauh mana bahasa Inggris mereka bisa dipahami oleh native speaker.
Prima English Center menerapkan metode belajar bahasa Inggris secara aplikatif dan komprehensif, antara Grammar, speaking, writing, Vocabulary dan listening, yang diberikan secara sistematis dan terukur, sesuai usia dan level. “Sehingga kita akan terhindar dari “budaya beo”, berbicara tapi tidak mengerti apa yang dibicarakan” Kata Munasikin selaku Pengelola Prima English Center. Kini PRIMA ENGLISH CENTER tengah megembangkan English Canteen, kantin yang di desain khusus untuk mengasah kemampuan speaking skill.

Tidak ada komentar:
Posting Komentar